Kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Dua anak muda, Mikhael Nixon Kesuma dan Matthew Niel Kesuma, meluncurkan gerakan sosial yang bertujuan memperkuat solidaritas di antara mereka.
Gerakan ini bukan hanya sekadar inisiatif, tetapi juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam meningkatkan kesadaran sosial. Mereka percaya bahwa suatu perubahan besar dimulai dari tindakan kecil yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
“Kami ingin menginspirasi orang lain untuk lebih peka terhadap masalah sosial, dan berharap bisa menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan,” ungkap Nixon saat konferensi pers di Jakarta.
Dalam aksi nyata pertamanya, mereka melaksanakan program bernama ‘Jumat Berkah’ yang berkolaborasi dengan Warteg Selera Bahari. Kegiatan ini melibatkan mendistribusikan makanan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap sesama.
Mahasiswa dari Universitas Indonesia ini juga menggandeng pelaku usaha mikro dan kecil, terutama yang bergerak di bidang industri kreatif. Mereka percaya bahwa kolaborasi ini akan memperkuat sinergi antara berbagai elemen masyarakat.
Proyek ini melibatkan pembuatan merchandise dengan desain unik yang dijual kepada publik. Seluruh keuntungan hasil penjualan tersebut dimanfaatkan untuk mendanai kegiatan bakti sosial yang sedang mereka jalankan.
“Ini adalah bentuk dukungan bagi pelaku UMKM dan bagian dari upaya kami melawan ketidakadilan sosial,” tambah Matthew dengan antusiasme.
Meningkatkan Kesadaran Sosial Melalui Kegiatan Bakti Sosial
Kegiatan bakti sosial yang digagas oleh Nixon dan Matthew merupakan sarana untuk membuka mata masyarakat tentang kondisi sosial sekitar. Dengan cara ini, mereka berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor dalam perubahan sosial.
Melalui program ‘Jumat Berkah’, mereka menyasar berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa, tanpa memandang latar belakang sosial. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian dapat muncul dari siapa saja, kapan saja.
Tidak hanya menjangkau masyarakat lokal, gerakan ini juga berpotensi mendapatkan perhatian dari berbagai komunitas dan organisasi lain yang memiliki visi yang sama. Dengan begitu, dapat terbentuk jaringan solidaritas yang lebih luas.
Partisipasi aktif dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung gerakan ini. Setiap individu yang terlibat dapat memberikan kontribusi baik itu berupa dana, waktu, maupun ide.
Secara keseluruhan, melalui kolaborasi ini, Nixon dan Matthew bertekad untuk menciptakan iklim sosial yang lebih baik dan lebih peduli terhadap sesama.
Kreativitas Sebagai Sarana Pemberdayaan Ekonomi
Gerakan ini tidak hanya berfokus pada aspek sosial, tetapi juga berupaya memberdayakan pelaku usaha mikro dan kecil. Dengan mengintegrasikan kreativitas dalam bentuk merchandise, mereka membuka peluang bagi para pelaku UMKM untuk tumbuh dan berkembang.
Kerja sama dengan industri sablon memberikan keuntungan ganda. Di satu sisi, pelaku usaha dapat memperoleh pendapatan, di sisi yang lain, mereka juga turut berkontribusi dalam kegiatan bakti sosial.
Inisiatif ini sekaligus mempertahankan nilai-nilai kebersamaan dan saling menguntungkan antar anggota masyarakat. Hal ini menciptakan ekosistem yang positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Lebih dari itu, produk hasil kolaborasi ini mengandung cerita dan makna yang bisa menginspirasi banyak orang. Setiap merchandise bukan hanya sekadar barang, tetapi boneka cerita dari perjalanan sosial yang dijalani.
Dengan mengedepankan nilai solidaritas, gerakan ini membuktikan bahwa kreativitas dapat menjadi alat untuk mendukung kesejahteraan sosial sekaligus ekonomi masyarakat.
Menjaga Keberlanjutan Kegiatan Sosial
Keberlanjutan adalah aspek penting dari setiap gerakan sosial. Nixon dan Matthew merancang program-program mereka dengan mempertimbangkan masa depan, agar kegiatan bakti sosial ini tidak hanya merupakan gerakan sesaat.
Pihaknya berencana untuk merumuskan strategi jangka panjang yang mencakup pelatihan dan pemberdayaan bagi calon relawan dan pelaku UMKM yang terlibat. Dengan cara ini, setiap orang yang bergabung dapat membawa peluang baru bagi diri mereka sendiri dan masyarakat.
Partisipasi masyarakat juga diharapkan tak berhenti setelah satu aksi. Mereka ingin orang-orang terus terlibat dalam berbagai kegiatan berikutnya dan menjadi bagian dari perubahan sosial yang lebih besar.
Untuk menjaga semangat dan komitmen ini, mereka aktif berkomunikasi dengan para penerima manfaat, agar dapat saling berbagi inspirasi dan pengalaman. Memotivasi satu sama lain untuk tetap semangat menjalankan aksi sosial.
Dengan upaya dan dedikasi yang tulus, gerakan ini bisa menciptakan sebuah ekosistem yang saling mendukung untuk memajukan kepedulian sosial di tingkat lokal maupun nasional.




