Mobil listrik kini semakin menjadi pilihan utama bagi konsumen yang berjiwa modern dan peduli lingkungan. Namun, tidak semua model menawarkan kesan futuristik yang lekat dengan teknologi hijau, seperti yang diperlihatkan oleh J6 dan J6T yang baru diluncurkan di pameran otomotif bertaraf internasional.
Kedua model ini mengusung desain yang berani dengan tampilan SUV boxy yang maskulin, sehingga mereka tampil mencolok di tengah gempuran kendaraan listrik berbentuk konvensional. Respons positif masyarakat terhadap kedua model ini menunjukkan bahwa inovasi desain dapat menarik minat mereka yang sebelumnya ragu untuk beralih ke mobil listrik.
Di tahun 2025, J6 dan J6T sudah berhasil memasuki daftar 10 besar mobil listrik terlaris di Indonesia dengan distribusi mencapai 5.810 unit ke dealer. Capaian ini mencerminkan strategi pemasaran yang efektif di pasar yang semakin kompetitif.
Desain dan Keunikan J6 serta J6T yang Menarik Perhatian
Secara keseluruhan, J6 series memiliki desain yang mencolok dengan bodi yang mengotak serta garis-garis desain yang langsung menunjukkan ketangguhan. Kap mesin yang tinggi menambah kesan berani pada kedua model tersebut, yang memang ditujukan untuk penggemar petualangan luar ruang.
Chery juga memanfaatkan bahan aluminium dalam struktur rangka dan bodi mobil untuk membuat bobot kendaraan lebih ringan tetapi tetap kokoh. Perlindungan antikorosi yang ditawarkan hingga 30 tahun menambah daya tarik bagi pecinta alam yang berencana mengeksplorasi medan berat.
Dalam aspek fitur, J6 dan J6T memiliki beberapa perbedaan mencolok, khususnya pada bagian bumper depan dan belakang serta over fender. J6T, yang merupakan versi lebih panjang, memiliki dimensi 4.433 mm dengan lebar 1.916 mm dan tinggi 1.741 mm, memberikan ruang yang lebih luas bagi penumpang dan barang.
Performa Unggul dari J6 dan J6T
Pada sisi performa, J6T dibekali dengan motor listrik yang memiliki tenaga 93,8 hp dan torsi 165 Nm di roda depan, sementara roda belakang didorong dengan 181 hp dan torsi 220 Nm. Kombinasi ini membuatnya dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu singkat, hanya 6,5 detik.
Sistem penggerak ini ditunjukkan dengan serangkaian baterai berkapasitas 65,69 kWh dan 69,77 kWh yang telah mendapatkan sertifikasi IP 68 memastikan ketahanannya terhadap air. Kecepatan maksimal yang dapat diraih adalah 150 km per jam, menjadikannya salah satu pilihan yang solid untuk penggunaan sehari-hari.
Baterai yang efektif dapat terisi dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit, sedangkan daya jelajah yang ditawarkan mencakup 441 km untuk RWD dan 436 km untuk AWD. Angka tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara jarak menengah.
Keandalan dan Kemampuan Off-road J6 serta J6T
Salah satu aspek menarik dari J6 dan J6T adalah karakter suspensinya yang seimbang. Suspensi ini memberikan kenyamanan saat melaju di jalan-jalan perkotaan, tetapi tetap dapat diandalkan saat melintasi jalanan yang lebih kasar. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk yang memiliki gaya hidup aktif.
Keunggulan lain terletak pada kemampuan off-road fungsional, yang ditunjang oleh ground clearance tinggi dan kemampuan melintasi genangan air. Ini memberikan rasa percaya diri bagi pengguna ketika menghadapi berbagai kondisi jalan.
Seperti yang terlihat pada kejadian sebelumnya, beberapa pengguna J6 nekat menerobos banjir di Jakarta, menunjukkan bahwa model ini memang dirancang untuk situasi ekstrem. Selain itu, dalam acara IIMS 2026, Chery juga menyediakan arena test drive off-road sehingga pengunjung dapat merasakan langsung kemampuan mobil ini.
Dengan segala fitur dan kemampuannya, Chery memasarkan J6 dengan harga berkisar antara Rp555,5 juta hingga Rp625,6 juta, sedangkan J6T ditawarkan mulai dari Rp580,5 juta hingga Rp645,5 juta. Ini merupakan investasi yang menarik untuk konsumen yang ingin merasakan inovasi dalam kendaraan listrik tanpa mengorbankan gaya dan performa.




