JAKARTA – Daihatsu mencatat prestasi yang mengesankan dengan menjual 137.835 unit kendaraan sepanjang tahun 2025. Angka ini menempatkan Daihatsu sebagai merek otomotif terlaris nomor dua di Indonesia selama 17 tahun berturut-turut, sebuah pencapaian yang mencerminkan kepercayaan konsumen kepada produk mereka.
Keberhasilan ini didorong oleh berbagai model yang telah terbukti di setiap segmennya. Dari Gran Max sebagai pemimpin di segmen Commercial Low, hingga Sigra dan Ayla yang dominan di segmen LCGC, Daihatsu menunjukkan kekuatan yang menyeluruh di pasar.
Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, menekankan pentingnya hubungan baik dengan pelanggan. Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan tersebut, yang menjadi motivasi bagi Daihatsu untuk terus memperbaiki produk dan layanan mereka.
Model Andalan Daihatsu di Setiap Segmen Pasar
Dari total penjualan di tahun 2025, lebih dari 80 persen berasal dari model-model terbaik yang ditawarkan. Gran Max series mendominasi pasar Commercial Low, memberikan kontribusi signifikan terhadap angka penjualan keseluruhan.
Sementara itu, di segmen LCGC, model Sigra dan Ayla berhasil menjual total 47.901 unit. Capaian ini menunjukkan bahwa kedua model ini menjadi favorit di kalangan masyarakat, dengan pangsa pasar yang meraih 36,6% di Indonesia.
Selain segmen LCGC, Terios juga menunjukkan performa yang kuat di kategori SUV Medium. Kombinasi dari berbagai model ini menunjukkan strategi Daihatsu yang berhasil dalam mengenali kebutuhan pasar.
Konsistensi dan Strategi Pemasaran yang Efektif
Konsistensi selama 17 tahun menjadi salah satu kunci keberhasilan Daihatsu dalam bisnis otomotif. Diawali dengan produk yang berkualitas, Daihatsu terus berupaya untuk menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen.
Sri Agung Handayani mengungkapkan bahwa kepuasan pelanggan adalah prioritas utama. Membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen menjadi strategi utama untuk mempertahankan posisi mereka di pasar.
Tim Daihatsu juga menekankan pentingnya layanan purna jual yang memadai. Melalui dukungan yang kuat, mereka berusaha untuk mengerti dan memenuhi kebutuhan konsumen, serta memperkuat loyalitas terhadap merek.
Dampak Ekonomi dari Penjualan Kendaraan
Angka penjualan yang tinggi tidak hanya berdampak positif bagi perusahaan, tetapi juga bagi perekonomian negara. Sektor otomotif berkontribusi besar terhadap pendapatan nasional, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Masyarakat Indonesia kini lebih tertarik pada kendaraan yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan tren global yang mengarah pada keberlanjutan, di mana Daihatsu juga berkomitmen untuk menghadirkan produk yang sesuai.
Investasi dalam teknologi dan inovasi menjadi semakin penting. Kendaraan masa depan diharapkan tidak hanya efisien secara ekonomi, tetapi juga memenuhi standar lingkungan yang lebih ketat.
Visi dan Misi Daihatsu untuk Masa Depan
Daihatsu tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan produk yang ramah lingkungan. Visi mereka adalah menjadi pionir dalam teknologi otomotif yang berkelanjutan dan memenuhi harapan masyarakat akan mobilitas yang efisien.
Melalui program-program inovatif, Daihatsu berupaya untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik dan teknologi ramah lingkungan lainnya. Hal ini penting untuk menyongsong era baru otomotif yang lebih berkelanjutan.
Komitmen terhadap tanggung jawab sosial perusahaan menjadi salah satu pillar dalam bisnis mereka. Daihatsu ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.




