Dalam dunia otomotif, BYD menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada tahun 2025, dengan penjualan mencapai 4.550.036 mobil. Angka ini mencerminkan peningkatan 7,1 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana mereka menjual 4.250.370 unit lain.
Menurut laporan terbaru, BYD berhasil menjual 2.254.714 unit kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) pada tahun 2025. Ini menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan sebesar 27,9 persen dibandingkan dengan angka penjualan di tahun 2024.
Di sisi lain, penjualan kendaraan elektrifikasi plug-in (PHEV) BYD mengalami penurunan, dengan angka tercatat sebanyak 2.288.709 unit. Penurunan ini sekitar 7,9 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan menunjukkan dinamika pasar yang cukup dinamis.
Analisis Mendalam Terhadap Segmen Pasar Kendaraan BYD
Segmen kendaraan listrik semakin berkembang, dan data penjualan BYD menunjukkan pergeseran preferensi konsumen. BEV telah menjadi lebih populer, menyumbang 49,6 persen dari total penjualan kendaraan mereka di tahun 2025.
Di sisi lain, kontribusi PHEV juga signifikan, mencapai 50,4 persen. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen BYD masih memperhatikan opsi kendaraan yang lebih fleksibel, meskipun tren ke arah kendaraan listrik murni semakin kuat.
Penjualan BYD di luar China juga menunjukkan performa yang luar biasa. Untuk pertama kalinya, penjualan kendaraan mereka di pasar internasional melampaui satu juta unit, dengan catatan mencapai 1.046.083 unit selama tahun 2025.
Performa Penjualan Global dan Tren Bulanan
Pada bulan Desember 2025, BYD menjual 414.784 kendaraan penumpang secara global, meski angka ini mengalami penurunan 12,7 persen dari bulan sebelumnya. Namun, jika melihat tahun ke tahun, penurunannya mencapai 18,6 persen dibandingkan bulan yang sama di tahun 2024.
Meskipun demikian, penjualan di luar negeri pada bulan Desember mencatat rekor baru, dengan 133.172 unit terjual, meningkat 133 persen dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa strategi ekspansi pasar BYD mulai menampakkan hasil positif.
Secara rinci, pada Desember 2025, BYD menjual 190.712 unit BEV, meskipun turun 8,2 persen dibandingkan dekade sebelumnya. Demikian pula, penjualan PHEV turun 25,7 persen, mencerminkan tantangan di segmen tersebut.
Fokus BYD Terhadap Kendaraan Listrik Murni dan Plug-in
Tidak bisa dipisahkan dari strategi perusahaan, BYD telah menanggalkan penjualan kendaraan berbahan bakar fosil sejak April 2022. Keputusan ini menunjukkan komitmen mereka untuk berfokus pada pengembangan dan produksi BEV serta PHEV.
Dengan langkah ini, BYD berupaya untuk meningkatkan kontribusi BEV dan PHEV terhadap total penjualan mereka, yang terlihat meningkat setiap tahun. Ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya beradaptasi terhadap perubahan tren, tetapi juga mengarahkan pasar menuju keberlanjutan.
Penjualan kendaraan penumpang mereka menjadi indikator utama dari pencapaian ini. Pada akhir tahun 2025, total penjualan kendaraan penumpang mencapai 4.602.436 unit, termasuk dalam kategori kendaraan komersial dan bus.
Kesimpulan dan Harapan Masa Depan bagi BYD
Dengan pertumbuhan yang solid dan strategi yang jelas, masa depan BYD terlihat cerah dalam industri otomotif global. Perusahaan telah berhasil mengukir tonggak sejarah dengan angka penjualan yang menjanjikan, baik di dalam negeri maupun pasar internasional.
Dengan komitmen berkelanjutan terhadap inovasi dan keberlanjutan, BYD berencana untuk melanjutkan pengembangan kendaraan ramah lingkungan. Hal ini diharapkan akan menarik semakin banyak konsumen yang peduli terhadap dampak lingkungan dari penggunaan kendaraan.
Melihat data dan tren saat ini, BYD diharapkan mampu mencapai target baru di tahun-tahun mendatang, sejalan dengan tujuan global untuk mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi menuju kendaraan listrik. Kesuksesan mereka akan menjadi contoh bagi produsen lain di seluruh dunia.




